Grebeg Suran Baturraden Butuh Inovasi

cirebon13

Grebeg Suran merupakan salah satu tradisi masyarakat Banyumas yang sarat nilai dan budaya. Sebaiknya tidak terlalu banyak intervensi pemerintah, agar tidak kehilangan nilai sakralnya. Karenanya perlu dipisahkan dengan kepentingan pariwisata, meskipun keduanya bisa saling berkontribusi. Simak di:

https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/126782/garebeg-suran-baturraden-butuh-inovasi

Iklan

Sinden Lanang di Banyumas

NDALANG1
Tradisi ritual tutupan sadran adalah tradisi yang dilakukan setiap malam 25 atau 27 sebelum bulan ramadhan tiba. Tradisi tersebut berada di Dusun Kalitanjung Desa Tambak Negara Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas. Tujuan tradisi tersebut adalah untuk menutup bulan sadran dan menjemput datangnya bulan ramadhan serta ditandai dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mewajibkan pesinden lanang (laki-laki) di dalamnya.
simak selengkapnya di:

http://komunikasi.fisip.unsoed.ac.id/node/78

 

Komunikasi Transendental Banyumas

MBAHCHUS

Komunikasi transendental yang terjadi dalam kesenian tradisional Banyumas tetap harus ditempatkan dalam kerangka kultural, dan tidak dipertentangkan dengan agama. Meskipun dalam praktik berkesenian kadang dilakukan prosesi dan tindakan yang biasanya berada dalam ranah agama. Untuk bisa memiliki indang, misalnya, seorang pemain ebeg harus menjalani laku tirakat berupa puasa Senin – Kamis, atau puasa setiap menjelang malam Jumat Kliwon. Padahal puasa adalah terminologi yang ada dalam ranah agama.

monggo disimak di:

http://komunikasi.fisip.unsoed.ac.id/node/61